-->
Enggan Beri Makan Dari Uang Haram, Polisi Ini Rela Makan Tahu Tempe Dan Tinggal Di Gubuk Sederhana

   

Kehidupan yang cukup susah dikala ini acapkali membikin orang berani mengambil peluang walaupun yang dikerjakannya berlawanan dengan norma agama maupun norma hukum. terlebih bila orang tersebut menggambarkan seseorang aparat maupun yang mempunyai jabatan, hingga sangat gampang mengambil peluang tersebut.
tetapi nyatanya tidak seluruh aparat maupun yang diberi kewenangan ingin mengambil peluang yang tidak berkah dan juga halal tersebut. salah satunya merupakan seseorang polisi yang saat ini ramai jadi pembicaraan di media sosial sehabis fotonya diunggah.
polisi+hebat dalam photo tersebut terlihat si polisi lagi menyuapi anak laki - lakinya dengan latar rumah kayu yang simpel. walaupun demikian, tidak terdapat yang mengenali tentu posisi tempat tinggal polisi simpel tersebut.
yang jelas dalam unggahan fotonya tersebut tertulis kalau si polisi lebih baik hidup dalam kesederhanaan dan juga rela makan cuma ketahui tempe dibanding wajib berikan nafkah dari duit haram buat keluarganya.
unggahan itu juga memperoleh reaksi positif dari netizen yang salut atas perilaku dan juga prinsip si polisi. mereka pula mendoakan supaya polisi itu menemukan kelimpahan rezeki yang halal dan juga berkah.
seperti itu wujud polisi yang wajib jadi teladan untuk warga dikala ini ataupun para penegak hukum yang lain dimana walaupun kehidupannya begitu sulit, dia senantiasa mempertahankan keimanannya buat tidak mencari pemasukan yang haram.
allah ta’ala berfirman dalam tulisan  (AL) baqarah ayat 168 - 169
“hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang ada di bumi dan juga janganlah kalian menjajaki langkah - langkah syaitan karna sebetulnya syaitan merupakan musuh yang nyata bagimu. sebetulnya setan itu cuma menyuruh kalian berbuat jahat dan juga keji, dan berkata tentang allah apa yang tidak kalian tahu. ” (qs  (AL) baqarah 168 - 169)
manusia yang tetap bersyukur dan juga beramal

sholeh di dunia pula hendak allah beri kehidupan yang lebih baik, entah di dunia ataupun di akhirat.
“barang siapa mengerjakan amal shaleh, baik pria ataupun wanita dalam kondisi beriman, hingga sebetulnya hendak kami bagikan kepadanya kehidupan yang baik/ senang (di dunia) dan juga sebetulnya hendak kami bagikan balasan kepada mereka (di akhirat) dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. ” (qs an nahl 97)





Sumber Artikel:

LihatTutupKomentar