-->
Berdurasi 48 Detik, Heboh Video 2 Anak Muda 'Goyang' di Semak-Semak


 
 


 Surabaya–Burung camar burung kedidi, tak ada kamar semak pun jadi. Entah setan apa yang merasuki tubuh KAR (16), hingga tega menyetubuhi pacarnya AN (15) di semak-semak dekat rel kereta api di wilayah Surabaya Barat.

Aksi KAR itu terbongkar usai Satpol PP yang sedang patroli merasa curiga dengan suara aneh di balik semak-semak. Benar saja, di balik semak itu didapati dua remaja tengah memadu kasih layaknya pasangan suami-istri.

Saat diciduk, KAR mengaku bahwa perbuatannya itu merupakan yang ketiga kalinya. Sebelum melancarkan aksinya itu, KAR merayu AN untuk jalan-jalan melihat pemandangan di sekitar rel kereta api, Minggu (9/8/2020) malam.

Usai menyusuri rel, keduanya lalu duduk santai di dekat rel dan berbincang tentang masa depan rumah tangga mereka nanti. Di situlah akal-akalan KAR mulai berjalan lancar hingga terjadi hubungan badan.

Mulanya, korban AN diciumi hingga diraba. Tak lama berselang, KAR kemudian mengajak AN ke semak-semak yang tak jauh dari rel. Saat di semak-semak itulah, KAR meminta AN untuk melepas celana yang dikenakannya hingga terjadilah adegan ‘ena-ena’ ala bocah di bawah umur.

“Terbongkarnya, mereka terjaring razia Satpol PP yang kebetulan mencurigai suara di semak-semak. Akhirnya saat didekati, terdapat sepasang kekasih di bawah umur itu sedang berbuat mesum” ujar Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak, Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Fauzy Ananta, Kamis (20/8/2020).

Setelah itu, kedua orang tua mereka dipanggil. Namun sialnya lagi, meski keduanya mengakui perbuatan itu didasari rasa suka sama suka, orang tua AN tak terima jika anaknya itu disetubuhi hingga dua kali di semak-semak, sampai akhirnya KAR dilaporkan ke Mapolrestabes Surabaya.

“Saat kami bawa ke Mapolres, yang bersangkutan mengakui perbuatannya. Meski atas dasar sama-sama suka, KAR tetap bisa dijerat pasal persetubuhan anak di bawah umur tentang perlindungan anak,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya itu kini KAR harus rela terjerat hukum sekaligus mendekam di Bapas Surabaya untuk menjalani prosesnya. (mkr)

LihatTutupKomentar