Dicap Pelakor, Ini Curhat Mahasiswi yang Digerebek Berbuat Mesum dengan Dosennya
Dicap Pelakor, Ini Curhat Mahasiswi yang Digerebek Berbuat Mesum dengan Dosennya

Pasca hubungan terlarangnya dengan dosen di tempatnya menuntut ilmu terbongkar, sosok GMTN menjadi sasaran komentar negatif netizen.
Banyak yang menghujat dan menuduh mahasiswi Politani Negeri Kupang sebagai seorang pelakor.
GMTN juga tidak pernah masuk kampus usai kasusnya dengan sang dosen menjadi viral. 
Sejak Kamis (9/1/2019), mahasiswi semester satu ini tidak menampakkan batang hidungnya di kampus. Ia juga tidak mengikuti proses perkuliahan sebagaimana mestinya.
Hal ini diungkapkan seorang rekan GTMN yang enggan disebutkan namanya, Rabu (16/1/2019).
Dilansir Pos-Kupang.com, rekan GTMN itu mengatakan jika rekannya tidak lagi hadir mengikuti perkuliahan sejak masalah tersebut menjadi heboh.
Sebagai rekan kuliah, ia mengenal GTMN sebagai pribadi yang baik meskipun agak cerewet. Ia bahkan mengaku kalau GTMN itu merupakan ketua tingkatan dalam kelas mereka.
“Anaknya itu baik, tapi agak cerewet. Kalau soal masalah pribadinya kami tidak terlalu tahu karena ia tidak pernah bercerita. Hanya saja teman-teman tahu dari facebooknya kalau ia berpacaran dengan seorang anggota polisi,” tambahnya.
Namun, rupanya GTMN tampak aktif di media sosial. GTMN diketahui sempat menggunggah beberapa foto ke akun instagram pribadi miliknya.
Foto-foto tersebut disertai beberapa caption yang sepertinya mengisyaratkan persoalan yang tengah ia hadapi.
"Jangan putus asa diwaktu engkau tak berdaya karena justru diwaktu itulah Tuhan akan tunjukkan kuasa-Nya", diunggah 15 Januari 2019.
"Aku percaya ...
Sampai saat ini aku masih percaya...
Apapun yang terjadi aku tetap percaya..
Dan, sampai kapanpun aku akan percaya..
Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya..", diunggah tanggal 15 Januari 2019
"Tidak ada guna nya saya menanggis dan menenggoknya ke belakang dan menjadi trauma tetapi saya pastikan kedepan tangan Tuhan yang kuat menopang dan memberikan jalan keluar dan kemenangan", yang diunggah tanggal 16 Januari 2019. (R04)

LihatTutupKomentar